Hufh….

Hufh !, lama nggak akses internet. blog jadi nggak pernah di update nih tulisannya. padahal ada sih beberapa tulisan yang dah dibuat tinggal di upload aja.

Kondisi laptop yang mirip seismograf (masa layarnya keder begitu, kaya TV jaman dulu, jadi ada gelombang aneh, layarnya kadang muncul gambar kadang nggak) adalah penyebab utamanya. moga-moga bisa dibenerin dengan harga yang murah, karena masa dibawa ke Toshiba servis center suruh ganti LCDnya seharga 4,5 juta. hufh.!!! mending breli baru mah kalau segitu (tapi duit dari mana ya?)

 Ya… doain aja supaya bisa bener laptop  nya.

selain, itu……

hujan yang terus menerus beberapa hari ini ternyata mengganggu produktifitas juga. mobilisasi jadi terhambat. (astagfirullah) padahal hujan juga rejeki dari Allah ya… manusianya aja yang payah nggak mensyukuri nikmat allah. malah merusak alam jadi deh yang tadinya rezeki malah nimbulin bencana banjir dimana. moga-moga saudara-saudara kita yang diuji dengan musibah dapat diringankan bebannya dan dimudahkan segara urusannya… amin.

mmmm. apa lagiya!!

hujan juga menyebabkan aktifitas rutin yang biasa dilakukan juga  terganggu nih. baru beberapa minggu ini menjadi bikers… berangkat kekampus naek sepeda, dan karena hujan gak jadi naek sepeda lagi deh kekampus… hufh !!

semoga hari-hari kedepan jadi lebih baik dan produktif. karena merugilah orang-orang yang hari ini sama dengan hari kemarin.

…iseng nulis sambil nunggu waktu berlalu di ruang BEM FKM yang sepi…

Siapa yang harus bertanggung jawab ?

 

Sabtu, 8 Desember 2007.

Di Danau Belakang menwa, yang ada pintu airnya (gak tau nama tempatnya apa).

Maksud hati ingin coba refresh diri dengan melihat-lihat danau di lingkungan UI. Bukannya Fresh yang didapat….. malah makin pusing kepala!

 

Ketika sampai di danau pertamanya sih biasa aja, ada anak-anak pada berenang di danau, bapak yang mencuci motor, mas-mas yang lagi pada mancing, ada juga dua pasang sejoli yang lagi memandangi danau.

 

Yang menjadi luar biasa ketika anak-anak (kira-kira usia 6-8 th) tadi selesai berenang dan main air di danau. Mereka naik ke daratan. Dan…….. dengan begitu santai nya, bocah-bocah berkulit hitam terbakar matahari itu mengeluarkan rokoknya. Enam sampai tujuh bocah secara santai mengeluarkan beberapa batang rokok, menyalakannya dan menghisapnya. Bukan satu atau dua batang yang mereka keluarkan. Tapi hampir setiap orang memegang sebatang rokok. Menghisapnya seakan-akan rokok adalah es atau permen yang biasa dikonsumsi anak-anak. Dari wajah dan perangainya terlihat jelas bahwa anak-anak itu adalah anak jalanan yang biasa mengamen dan mengmis di jalanan, tanpa kasih dan sayang kedua orang tuannya.

 

Siapa yang harus bertanggung jawab ??

Pemerintah, yang tak melarang rokok untuk hadir di Indonesia ?

Perusahaan rokok, dengan segala propagandanya sehingga rokok begitu menjadi familiar bagi mereka?

Orang tua, yang menghilang tak memberikan kasih sayang dan menjaga anaknya dari bahaya rokok?

Pedagang rokok, yang demi keuntungan tak seberapa, membiarkan dagangannya dibeli bocah kecil ?

Anda, yang memberikan uang di jalan ketika mereka mengamen atau mengemis, sehingga uang itu bisa dibelikan rokok ?

Saya, yang membiarkan mereka merokok didepan mata saya tanpa bisa mencegahnya ?

 

Mau dibawa kemana Indonesia, jika bocah-bocah penerus bangsa sudah terjebak dengan rokok.

STOP MEROKOK, dan STOP MEMPROMOSIKAN ROKOK.

   

Sepenggalan episode kehidupan itu kini telah terlalui

 

Waktu terus berjalan, tanpa terasa genap sudah kepengurusan Senat Mahasiswa FKM UI 2007. Kejadian-kejadian yang ada telah menjadi kenangan-kenangan indah dalam hidup ini. “Nikmat”, sebuah kata yang dapat melukiskan senang dan sedihnya perjalanan Senat Mahasiswa selama satu tahun ini. Perjalanan yang penuh akan kenangan, perjalanan yang penuh akan perjuangan dan pembelajaran.

Mengingat kembali masa dimana mencalonkan diri menjadi seorang ketua senat, membuat hati bertanya, mengapa dahulu memberanikan diri untuk maju menjadi kandidat. Padahal secara kapabilitas dan kredibilitas masih banyak orang yang mempunyai kemampuan lebih. Proses pemilihan yang cukup singkat namun melelahkan, karena di barengi oleh “intrik”, membuat diri ini belajar untuk menjadi seorang pemimpin harus lah melalui tantangan yang tidak ringan.

Namun perjalanan belum berhenti setelah proses pemilihan usai. Pembuktian janji-janji baru saja di mulai. Beruntung sekali karena banyak orang-orang yang memiliki kemampuan lebih bisa bergabung mengisi pos-pos sesuai dengan keahliannya. Struktur pun terbentuk dan Latihan dasar Kepemimpinan serta Rapat kerja dilakukan. Banyak pelajaran juga diambil di saat itu. Belajar lebih dewasa dalam melihat berbagai hal.

Satu tahun bukanlah waktu yang singkat, banyak hal yang sudah dilakukan dalam satu tahun kepengurusan senat. Namun secara sadar juga diakui banyak pula hal-hal yang terlewatkan untuk diperbuat. Senyum gembira menghiasi satu tahun perjalanan ini, namun juga tak sedikit tangis kesedihan dan caci maki yang menghampiri. Memang untuk memuaskan semua pihak sangat sulit untuk dilakukan. Tetapi proses perbaikan selalu dijalankan untuk memenuhi berbagi keinginan.

Visi Senat Mahasiswa FKM UI 2007, visi yang muncul dari proses berpikir yang tidak singkat dan tidak dipikirkan sendirian. Berjuang Bersahabat Bermanfaat tiga kata yang menjadi indicator keberhasilan senat mahasiswa FKM UI 2007. Namun sayang indicator keberhasilan ini tidak relevan untuk menjadi indicator kuantitatif. Berjuang Bersahabat Bermanfaat hanya dapat terukur secara kualitatif.

Visi: Berjuang Bersahabat Bermanfaat kemudian disederhanakan menjadi Misi agar pengukuran indicator keberhasilan menjadi lebih mudah dilakukan. Berikut ini penjabaran Misi senat dan hal yang sudah dilakukan oleh senat mahasiswa FKM UI untuk memenuhi kewajibannya.

Misi Aplikasi

 

Kepemimpinan kolektif Senat Mahasiswa FKM UI, di representasikan oleh ketua umum, wakil ketua umum, dan sekertaris umum. Wakil ketua melakukan supervisi terhadap kinerja dan program dari departemen yang ada di Senat Mahasiswa FKM UI. Sekertaris Umum melakukan supervise terhadap kinerja dan program yang dilakukan Biro dalam Senat Mahasiswa FKM UI. Sementara itu Ketua umum sebagai pengambil kebijakan tertinggi dalam struktur organisasi dengan mendapatkan masukan pula dari bidang PPSDM. Namun dalam realitasnya pengkotak-kotakan wewenang ini tidak membatasi gerak, karena yang terjadi lebih banyak saling mengisi dan melengkapi seperti pola matriks.

Ketua Umum, sebagai pucuk pimpinan Senat Mahasiswa FKM UI mengambil peran yang sangat penting dalam roda perjalanan organisasi. Terkadang keputusan yang dibuat menjadi bermanfaat tetapi tak jarang keputusan yang diambil menjadi sangat controversial. Namun memang sulit untuk memuaskan semua orang. Fungsi koordinasi dengan lembaga lain pun dijalankan, seperti dengan senat/BEM fakultas lain, Dekanat, Rektorat, MWA unsur mahasiswa, BO/BSO di FKM UI. Sebagai representative dari mahasiswa Ketua Umum juga seringkali memenuhi undangan acara dari lembaga lain, namun tak dapat dipungkiri waktu yang terbatas membuat tak semua undangan dapat di hadiri, beruntung dengan adanya pem “back up” an yang dilakukan oleh Wakil maupun sekum.

Setahun telah berlalu, terkadang kehadiran secara physically sangat dibutuhkan, perhatian mendalam begitu dinantikan. Namun semua itu belum terpenuhi dengan maksimal. Tetapi yang pasti hati ini selalu hadir disetiap kesempatan memikirkan Senat tercinta.

Masih sangat banyak hal yang harus diperbaiki, perbaikan harus selalu dijalankan. Semoga kekhilafan kesalahan yang dilakukan tak terulang di periode mendatang. Ambilah pelajaran dari setiap kesempatan. Jangan mengulangi kesalahan. Ingat jangan mengulangi kesalahan.

Sepenggalan episode kehidupan itu kini telah terlalui, semoga ini menjadi catatan kebaikan dalam buku kehidupan. Satu hal……… Senat Mahasiswa FKM UI 2007 adalah yang Terbaik!

Karena : Sigit, Evi, Wahyu, Novi, Asieh, Sisil, Ratna, Tati, Lesi, Nabil, Nunu, Ucok, Dedi, Delta, Amir +  para deputi + staf ….. kalianlah pejuang sesungguhnya, yang berkomitmen memajukan FKM. Kalian adalah para penggerak, yang selalu rela berkorban dalam setiap kesempatan………..

 love u all coz of Allah.

  Pongki Dwi Aryanto

Ketua Senat Mahasiswa FKM UI 2007

Ditulis dalam Personal. 3 Komentar »

Terima kasih

Terima Kasih

 Atas dukungan serta partisipasinya

dalam Pemilihan Raya IKM UI

 

Sungguh, perjuangan baru saja di mulai kawan!

Doakan kami agar senantiasa Sepenuh Hati dalam Berjuang dan Berkontribusi

Kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika dalam satu tahun kedepan kami berhasil memberikan kontribusi dan manfaat untuk masyarakat UI dan Indonesia.

Kami pun sadar bahwa perjuangan ini tidak dapat diusung sendirian, karena itu kontribusi aktif, saran dan masukan dari teman-teman sangatlah kami nantikan.

Mari bersama-sama berjuang dan berkontribusi. Untuk UI dan Indonesia yang lebih baik.

Edwin-Pongki

Saran, masukan, kritik :

www.edwinpongki.wordpress.com

edwinpongki@yahoo.com

Edwin : 02193201134 / 081315378205

Pongki : 08567908743

Assalamualaikum

Ini Postingan pertama…… wah bahagianya ^_^

baru belajar buat blog. masih pemula banget.

masih butuh proses…….

tungguin aja kelanjutannya

Senin, 29 Oktober 2007

Ditulis dalam Personal. 1 Komentar »